Workshop Penumbuhan Karakter Wawasan Kebangsaan di SMK Negeri 1 Giritontro
Workshop Penumbuhan Karakter Wawasan Kebangsaan di SMK Negeri 1 Giritontro
Giritontro, 2 Oktober 2026 — SMK Negeri 1 Giritontro mengadakan Workshop Penumbuhan Karakter Wawasan Kebangsaan pada Jumat, 2 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi murid untuk memahami pentingnya wawasan kebangsaan, persatuan, serta nilai-nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Quinshafa Aurelia Azizah, murid kelas XI Nautika 2, selaku pembawa acara. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Sambutan disampaikan oleh Kepala SMK Negeri 1 Giritontro yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Bapak Anggoro Rindra Nugroho, S.Kom. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh murid untuk menyimak dengan saksama materi yang akan disampaikan oleh Bapak Paryatmo dan Bapak Sarjono.

Memasuki sesi pertama, materi disampaikan oleh Bapak Paryatmo. Beliau mengajak murid untuk saling berkoordinasi dan menjaga kerja sama dengan teman. Materi kemudian berlanjut pada pembahasan mengenai wawasan kebangsaan dan pertahanan negara yang salah satu tujuannya adalah menjaga kedamaian.
Beliau juga menyampaikan pesan kepada para murid sebagai pelajar.
“Kalian sebagai pelajar, tugasnya hanya belajar dan belajar untuk menjadi orang yang sukses.”
Dalam penyampaiannya, Bapak Paryatmo turut menjelaskan pengalaman dan tugas TNI dalam menjaga wilayah perbatasan. Beliau menggambarkan keberadaan patok-patok perbatasan yang menandai wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Wawasan kebangsaan dijelaskan sebagai cara pandang yang mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Tidak hanya membahas wawasan kebangsaan, materi juga mencakup pengertian sosial budaya, kondisi negara saat ini, sejarah perjuangan bangsa, serta lima unsur bela negara. Bela negara ditekankan sebagai salah satu dasar yang dapat dilakukan oleh setiap warga negara sesuai dengan peran dan tanggung jawabnya.
Pada sesi kedua, materi dilanjutkan oleh Bapak Sarjono. Sebelum memasuki pembahasan, seluruh murid kelas X diminta untuk beristirahat selama dua menit, kemudian diberikan waktu satu menit untuk ke toilet.

Selanjutnya, Bapak Sarjono menyampaikan materi mengenai sejarah bangsa Indonesia, termasuk pembahasan mengenai peristiwa G30S dan tokoh-tokoh militer yang gugur dalam peristiwa tersebut.

Melalui workshop ini, murid diharapkan dapat memahami lebih jauh tentang wawasan kebangsaan, sejarah perjuangan bangsa, serta pentingnya menerapkan nilai persatuan dan bela negara dalam kehidupan sehari-hari.
Pewarta : Renita Az-Zahra Budiani – KEIOMED (Kenshiro Media)
Penyunting : Nurun Naiimah, S. Pd., – KEIOMED (Kenshiro Media)
Editor : Renita Az-Zahra Budiani – KEIOMED ( Kenshiro Media)