Ngaji Yuk! Jumat Berkarakter di SMK Negeri 1 Giritontro

 

Ngaji Yuk! Jumat Berkarakter di SMK Negeri 1 Giritontro

 

Giritontro, 24 Oktober 2025 — SMK Negeri 1 Giritontro melaksanakan kegiatan rutin Jum’at Berkarakter dengan tema “Mengaji Bersama”. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa SMK Negeri 1 Giritontro.

Pada pukul 07.00 WIB, seluruh warga sekolah berkumpul di halaman untuk melaksanakan apel pagi seperti biasa. Suasana tampak tenang dan seluruh siswa berbaris rapih. Quinsa sebagai perwakilan organisasi ROHIS menjadi pembina apel membawa amanat bertema “Ramah”.

Usai apel, Bapak Anggoro Rindra Nugroho, S.Kom., memberikan arahan agar seluruh siswa segera menuju ke kelas masing-masing. Sebelum apel benar-benar ditutup, mikrofon diberikan kepada Bapak Jalu Tirta Kumala, S.Pd., untuk menyampaikan renungan pagi.

Dengan suara lembut beliau berkata, “Hitungan ke satu, dua, dan tiga menunduk dan menutup mata.” Seketika seluruh siswa mengikuti instruksi. Suasana halaman menjadi semakin hening, hanya terdengar suara napas. Dalam renungannya yang bertema "Orang Tua”, Bapak Jalu menyampaikan kalimat yang menyentuh hati. Kata-kata beliau begitu memiliki makna yang dalam, membuat beberapa murid menunduk haru bahkan meneteskan air mata. Setelah renungan selesai, kegiatan apel berakhir, ditutup dengan doa bersama agar seluruh warga sekolah senantiasa diberi keberkahan.

Kegiatan berlanjut dengan sesi mengaji bersama yang dilaksanakan di ruang kelas masing-masing. Setiap kelas dipimpin oleh wali kelas sebagai pembimbing. Pembacaan dimulai dengan surat-surat pendek, kemudian dilanjutkan dengan sholawat bersama sebagai penutup kegiatan.

Sementara itu, siswa yang beragama non-muslim melaksanakan kegiatan pembinaan karakter di Laboratorium Komputer 1. Melalui kegiatan Jumat Berkarakter bertema “Mengaji Bersama” ini, diharapkan seluruh siswa SMK Negeri 1 Giritontro tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (Nurun Naiimah, Alvina dan Renita)