SMK Negeri 1 Giritontro Buka Jembatan Karir ke Jepang, Gelar Sosialisasi LPK Brexa Raya

 

SMK Negeri 1 Giritontro Buka Jembatan Karir ke Jepang, Gelar Sosialisasi LPK Brexa Raya

 

Giritontro, Senin, 2 Februari 2026 – Dunia kerja global, khususnya di Jepang, kini semakin terbuka bagi lulusan SMK yang kompeten. Menyikapi peluang ini, SMK Negeri 1 Giritontro secara proaktif menjembatani para siswanya dengan menyelenggarakan sosialisasi dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) PT Brexa Raya Ponorogo. Kegiatan yang digelar di aula sekolah pagi ini diikuti secara antusias oleh seluruh siswa kelas XII dari berbagai jurusan.

 

Acara yang dibuka pukul 09.30 WIB ini bukan sekadar penyampaian informasi, melainkan sebuah langkah strategis sekolah dalam mempersenjatai para calon lulusan menghadapi persaingan kerja nasional maupun internasional.

“Ini adalah komitmen kami untuk menjembatani siswa dengan dunia kerja dan industri yang sesungguhnya. Lulusan SMK harus memiliki daya saing tinggi, tidak hanya secara teknis tetapi juga dalam kesiapan mental dan profesionalisme,” tegas Bapak Kusuma Adisetyawan, S.Kom., Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, dalam sambutannya yang membuka acara.

 

Hadir sebagai pemateri, perwakilan LPK Brexa Raya Ponorogo, Bapak Tulus, memaparkan secara komprehensif profil lembaga serta program pelatihan kerja yang tersedia. Paparannya mencakup beragam bidang yang relevan dengan pasar kerja, mulai dari Otomotif, Pengolahan Makanan & Minuman, Konstruksi, Perikanan, Perhotelan, Restoran, hingga bidang-bidang keterampilan lainnya.

Lebih dari sekadar daftar program, sosialisasi ini menyentuh aspek krusial kesiapan kerja. “Kompetensi teknis harus diimbangi dengan sikap kerja profesional, kedisiplinan, dan ketangguhan mental. Inilah kunci sukses bertahan dan berkembang, terutama untuk peluang karir di luar negeri seperti Jepang yang banyak membutuhkan tenaga kerja terampil dari Indonesia,” jelas Bapak Tulus di hadapan para siswa yang menyimak dengan penuh perhatian.

 

Antusiasme peserta benar-benar terlihat pada sesi interaktif. Beberapa siswa dengan penuh minat mengajukan pertanyaan kritis seputar persyaratan, mekanisme pelatihan, hingga prospek penyaluran kerja pasca-pelatihan. Dialog ini menunjukkan kesadaran tinggi siswa akan pentingnya perencanaan karir pascakelulusan.

 

“Kami berharap, melalui kegiatan ini, para siswa tidak lagi bingung menentukan langkah setelah lulus. Mereka memiliki peta yang jelas: langsung bekerja, mengikuti pelatihan untuk menyempurnakan skill, atau mempersiapkan diri lebih matang. Intinya, mereka harus aktif membentuk masa depan sendiri,” tutur seorang perwakilan sekolah.

Sosialisasi yang berlangsung lancar dan tertib ini ditutup dengan kesempatan konkret bagi yang berminat. Para siswa yang merasa tertarik dan ingin segera mengambil langkah maju dapat langsung mengisi formulir pendaftaran di tempat, sebuah tindak lanjut yang menunjukkan keseriusan kedua belah pihak.

 

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan kejuruan dengan lembaga pelatihan kerja. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten di atas kertas, tetapi juga mandiri, adaptif, dan siap menjadi pemenang di arena pasar kerja global.

 

Pewarta : Kirana Ardilla Ramadhanisa – KEIOMED (Kenshiro Media) 

Penyunting : Beni Nur Cahyadi– KEIOMED (Kenshiro Media) 

Editor : Alvina Rahmawati – KEIOMED ( Kenshiro Media)